Apa itu ISPA??
January 6, 2012 4:19 am | No Comments
ISPA…suatu jenis penyakit yang mengakibatkan saya harus berdiam di kost selama berhari2, berkutat dengan nebulazer tiap pagi, minum obat tiap2 hari, & pakai masker jika pergi. Cukup menyebalkan, karena bebarapa aktifitas saya jd terhambat.
Apa itu ISPA?? ISPA adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut yaitu meliputi infeksi akut saluran pernapasan bagian atas dan infeksi akut saluran pernapasan bagian bawah. ISPA merupakan masalah kesehatan yang penting karena menyebabkan kematian yang cukup tinggi yaitu kira-kira 1 dari 4 kematian yang terjadi untuk anak2. Sebagian besar dari infeksi saluran pernapasan hanya bersifat ringan seperti batuk pilek dan tidak memerlukan pengobatan dengan antibiotik, namun ISPA yang berlanjut dapat mengakibatkan menderita pneumoni bila infeksi paru ini tidak diobati dengan antibiotik dapat mengakibat kematian (hiaaaaaa).
Pada umumnya gejala yang muncul hanya ringan. Jika tidak ditangani akam muncul gejala-gejala menjadi lebih berat dan bila semakin berat dapat jatuh dalam keadaan kegagalan pernapasan dan mungkin meninggal (untung nggak sampai tahap ini
). Bila sudah dalam kegagalan pernapasan maka dibutuhkan penanganan yang lebih.
Tanda-tanda klinis :
- Pada sistem respiratorik : tachypnea, napas tak teratur (apnea), retraksi dinding thorak, napas cuping hidung, cyanosis, suara napas lemah atau hilang, grunting expiratoir dan wheezing.
- Pada sistem cardial : tachycardia, bradycardiam, hypertensi, hypotensi dan cardiac arrest.
- Pada sistem cerebral : gelisah, mudah terangsang, sakit kepala, bingung, papil bendung, kejang dan koma.
- Pada hal umum : letih dan berkeringat banyak
Apa artinya?? saya juga nggak tau, pokokna penjelasan dr dokter seperti itu, dan saya hanya tinggal angguk2
.
Tanda-tanda laboratoris :
- hypoxemia
- hypercapnia
- acydosis (metabolik dan atau respiratorik)
Nah kalo tanda2 ini biasana yang ngerti bagian laboratorium, saya cuma terima hasil
.
ISPA dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
- Pneumonia berat –> ditandai secara klinis oleh adanya tarikan dinding dada kedalam (chest indrawing)
- Pneumonia –> ditandai secara klinis oleh adanya napas cepat
- Non pneumonia –> ditandai secara klinis oleh batuk pilek, bisa disertai demam, tanpa tarikan dinding dada kedalam, tanpa napas cepat
Penanganan ISPA dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
- Pneumonia berat : dirawat di rumah sakit, diberikan antibiotik parenteral, oksigen dan sebagainya
- Pneumonia : diberi obat antibiotik kotrimoksasol peroral. Bila penderita tidak mungkin diberi kotrimoksasol atau ternyata dengan pemberian kontrmoksasol keadaan penderita menetap, dapat dipakai obat antibiotik pengganti yaitu ampisilin, amoksisilin atau penisilin prokain
- Non pneumonia: tanpa pemberian obat antibiotik. Diberikan perawatan di rumah, untuk batuk dapat digunakan obat batuk yang tidak mengandung zat yang merugikan seperti kodein,dekstrometorfan dan, antihistamin. Bila demam diberikan obat penurun panas yaitu parasetamol. Penderita dengan gejala batuk pilek bila pada pemeriksaan tenggorokan didapat adanya bercak nanah (eksudat) disertai pembesaran kelenjar getah bening dileher, dianggap sebagai radang tenggorokan oleh kuman streptococcuss dan harus diberi antibiotik (penisilin) selama 10 hari.
Untungnya sebelum pindah ke Bandung kemarin, ibu saya sudah membekali saya dengan nebulazer, sehingga tidak perlu rawat inap
. Karena saya punya asma kondisi jadi sedikit memburuk, dimana saat sesak nafas juga terdapat bunyi ngik ngok
. But now, I feel better
*tulisan ini didapat dari beberapa sumber, termasuk penjelasan dari Rumah Sakit Boromeus Bandung


Blockquotes anyone? Lorem ipsum in
blockquotes anyone? Lorem ipsum blockquotes anyone? Now we are